QRIS untuk Restoran: Tarif MDR Terbaru, Cara Daftar, dan Tips Operasional
Hampir setiap pelanggan yang duduk di restoran Anda membawa alat pembayarannya di saku: ponsel dengan aplikasi bank atau e-wallet yang bisa memindai QRIS. Pertanyaannya bukan lagi apakah restoran perlu menerima QRIS, melainkan bagaimana memakainya dengan benar: lewat jalur mana mendaftar, berapa biayanya setelah aturan terbaru, dan bagaimana QRIS memengaruhi operasional harian, dari kasir sampai reservasi.
Momentumnya tepat. Sejak 1 Oktober 2026, Bank Indonesia membebaskan biaya MDR untuk transaksi QRIS sampai Rp100.000 bagi semua kategori merchant. Rentang nominal itu mencakup banyak sekali tagihan di warung dan restoran kasual, yang artinya: untuk transaksi-transaksi tersebut, menerima pembayaran digital kini tidak memotong margin Anda sama sekali.
Panduan ini membahas QRIS murni dari sisi pemilik restoran: tarif terbaru, pilihan jalur pendaftaran, settlement, QRIS statis versus dinamis, QRIS Tap, sampai pemakaiannya untuk uang muka reservasi. Prinsip biayanya pun sejalan dengan cara kami memandang reservasi: sebagaimana QRIS kini bebas biaya untuk transaksi kecil, aplikasi reservasi meja online tanpa komisi seperti ViteUneTable membebaskan Anda dari potongan per tamu yang datang.
Apa Itu QRIS dan Seberapa Besar Jangkauannya Sekarang?
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standar kode QR nasional dari Bank Indonesia: satu kode untuk semua aplikasi pembayaran. Pelanggan Anda bisa membayar dari aplikasi bank mana pun, GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, atau dompet digital lain yang terdaftar, cukup dengan memindai satu kode yang sama di kasir.
Skalanya sudah bukan tren, melainkan infrastruktur. Per Juni 2026, QRIS memiliki 65,77 juta pengguna dan 44,86 juta merchant, dengan 12,55 miliar transaksi sepanjang semester pertama 2026, menurut data Bank Indonesia yang dikutip IDX Channel. Bagi restoran, angka itu berarti satu hal sederhana: hampir semua tamu domestik Anda sudah terbiasa membayar dengan memindai kode QR.
Bandingkan dengan kartu kredit yang beredar hanya di kisaran 18 sampai 19 juta. QRIS adalah rel pembayaran digital yang paling inklusif di Indonesia: dari warung tenda sampai fine dining, dari pelajar sampai eksekutif.
Tarif MDR QRIS Terbaru: Apa yang Berubah Sejak 1 Oktober 2026?
MDR (merchant discount rate) adalah potongan yang dibebankan kepada merchant atas setiap transaksi QRIS. Di sinilah kabar baiknya untuk restoran.
Melalui siaran pers resmi No. 28/159/DKom, Bank Indonesia menetapkan bahwa sejak 1 Oktober 2026 transaksi QRIS sampai dengan Rp100.000 dikenakan MDR 0% untuk seluruh kategori merchant, bukan hanya usaha mikro. Sementara itu, merchant kategori usaha mikro tetap menikmati MDR 0% untuk transaksi sampai dengan Rp500.000, ketentuan yang memang sudah berlaku sebelum Oktober 2026.
Di atas ambang bebas tersebut, skema tarif yang berlaku mengikuti ketentuan Bank Indonesia: 0,3% untuk usaha mikro dan 0,7% untuk merchant reguler.
Mari terjemahkan ke meja restoran Anda:
- Warung dan restoran kasual: tagihan makan siang Rp45.000, kopi dan camilan Rp45.000, nasi goreng plus es teh Rp38.000, semuanya kini lewat QRIS tanpa potongan sepeser pun, apa pun kategori merchant Anda.
- Usaha mikro: bahkan tagihan keluarga Rp350.000 atau Rp480.000 masih bebas MDR sepenuhnya.
- Restoran menengah ke atas: tagihan Rp600.000 dari merchant reguler terpotong 0,7%, sekitar Rp4.200. Masih jauh di bawah tarif kartu kredit pada umumnya.
Satu catatan penting: jika QRIS Anda berasal dari payment gateway atau aplikasi kasir, tarif yang Anda bayar adalah tarif penyedia tersebut, bukan MDR Bank Indonesia secara langsung. Per pemeriksaan awal Oktober 2026, halaman harga Midtrans misalnya masih mencantumkan 0,7% untuk QRIS tanpa menyebut pembebasan di bawah Rp100.000. Sebelum menghitung ulang struktur biaya Anda, pastikan dulu bagaimana penyedia Anda meneruskan ketentuan baru ini.
QRIS Statis vs QRIS Dinamis: Mana yang Cocok untuk Restoran Anda?
Dua bentuk QRIS ini sering dianggap sama, padahal perannya di operasional restoran sangat berbeda.
QRIS Statis: Sederhana untuk Kasir Bervolume Kecil
QRIS statis adalah satu kode cetak yang berlaku untuk semua transaksi. Pelanggan memindai, mengetik nominal sendiri, lalu menunjukkan bukti berhasil ke kasir. Modalnya hanya selembar stiker atau standee akrilik.
Kelebihannya jelas: murah, tanpa perangkat tambahan, langsung jalan. Kekurangannya terasa begitu volume naik: pelanggan bisa salah ketik nominal, kasir harus memverifikasi setiap layar bukti satu per satu, dan di akhir hari Anda mencocokkan transaksi masuk dengan penjualan secara manual.
QRIS Dinamis: Nominal Terkunci, Rekonsiliasi Otomatis
QRIS dinamis dibuat per transaksi, biasanya oleh aplikasi kasir atau terminal pembayaran, dengan nominal yang sudah tertanam di dalam kode. Pelanggan tinggal memindai dan menyetujui. Tidak ada salah ketik, tidak ada verifikasi layar, dan setiap pembayaran otomatis terhubung ke satu struk.
Untuk restoran dengan puluhan transaksi per hari, QRIS dinamis bukan kemewahan melainkan penghemat waktu: antrean kasir bergerak lebih cepat dan laporan harian cocok dengan sendirinya. Sebagian besar aplikasi kasir modern di Indonesia sudah menyediakannya.
Aturan praktisnya: statis untuk memulai dan untuk volume kecil, dinamis begitu antrean kasir atau rekonsiliasi mulai memakan waktu.
QRIS Tap dan Kartu Kredit Indonesia: Dua Perkembangan yang Perlu Anda Tahu
Ekosistem QRIS terus bergerak, dan dua perkembangan terbarunya relevan untuk restoran.
QRIS Tap diluncurkan Bank Indonesia pada 14 Maret 2025: pembayaran berbasis NFC, pelanggan cukup menempelkan ponsel tanpa memindai kode (ANTARA). Implementasi awalnya memprioritaskan transportasi umum, tetapi dukungan merchant ritel terus meluas. Untuk restoran, artinya pembayaran di kasir yang lebih cepat lagi, tanpa membuka kamera, tanpa menunggu fokus lensa. Tanyakan ke penyedia QRIS Anda apakah perangkat mereka sudah mendukungnya.
Kartu Kredit Indonesia (KKI) diluncurkan pada 17 Agustus 2026 dan melakukan pembayaran justru melalui pindai atau tap QRIS, sebagaimana diumumkan dalam siaran pers Bank Indonesia yang sama. Bagi Anda ini kabar praktis: restoran yang sudah menerima QRIS otomatis siap menerima pemegang KKI, tanpa mesin EDC baru, tanpa pendaftaran tambahan.
Satu batasan tetap berlaku untuk semua bentuk QRIS: limit transaksi Rp10 juta per transaksi, sesuai ketentuan Bank Indonesia yang dilaporkan Tempo. Untuk pelunasan acara besar di atas angka itu, siapkan jalur transfer bank sebagai pelengkap.
Cara Mendaftar QRIS untuk Restoran: Bank atau Payment Gateway?
Secara resmi, QRIS diterbitkan oleh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang berizin Bank Indonesia. Dalam praktiknya, pemilik restoran memilih di antara dua jalur utama.
Jalur Bank
Anda mendaftar sebagai merchant QRIS di bank tempat rekening usaha Anda berada, lewat kantor cabang atau aplikasi bisnis bank tersebut. Dokumen yang umum diminta: KTP pemilik, NPWP, NIB, dan rekening usaha. Jika restoran Anda belum memiliki NIB, urus dulu lewat OSS; prosesnya kami bahas lengkap di panduan membuka usaha restoran.
Kelebihan jalur bank: dana settlement masuk langsung ke rekening di bank yang sama, biasanya tanpa biaya penarikan tambahan, dan relasi usaha Anda terpusat di satu lembaga. Kekurangannya: fiturnya umumnya sebatas menerima pembayaran; jarang ada payment link, dashboard multi-cabang, atau integrasi menu digital.
Jalur Payment Gateway atau Aplikasi Kasir
Payment gateway seperti Midtrans, Xendit, atau DOKU, serta banyak aplikasi kasir, menerbitkan QRIS sekaligus membungkusnya dengan fitur: QRIS dinamis, payment link untuk tagihan jarak jauh, dashboard transaksi real-time, dan penerimaan metode lain seperti kartu serta virtual account dalam satu pintu.
Sebagai acuan biaya, Midtrans mencantumkan QRIS 0,7%, kartu 2,9% plus Rp2.000, e-wallet 1,5% sampai 2%, dan virtual account Rp4.000 per transaksi di halaman harga resminya, tanpa biaya pendaftaran maupun bulanan; gateway besar lainnya menawarkan struktur serupa, periksa halaman harga masing-masing.
Aturan memilihnya sederhana: jika kebutuhan Anda hanya menerima pembayaran di kasir, jalur bank sudah cukup. Jika Anda butuh menagih dari jauh, misalnya DP rombongan lewat WhatsApp, atau mengelola beberapa cabang dari satu dashboard, gateway memberi perangkat yang jauh lebih lengkap.
Settlement: Kapan Dana Benar-Benar Masuk?
Uang yang dibayar pelanggan lewat QRIS tidak langsung mendarat di rekening Anda detik itu juga. Dana dikumpulkan oleh penyedia, lalu ditransfer ke rekening merchant pada jadwal settlement. Praktik yang umum di pasar adalah H+1 hari kerja, dengan catatan transaksi akhir pekan dan hari libur biasanya baru masuk di hari kerja berikutnya; sebagian penyedia kini menawarkan settlement di hari yang sama, kadang dengan biaya atau syarat tertentu.
Untuk arus kas restoran, dua kebiasaan kecil menghindarkan Anda dari kejutan: ketahui persis jadwal cut-off dan settlement penyedia Anda, dan jangan mengandalkan penerimaan QRIS akhir pekan untuk belanja bahan baku Senin pagi.
QRIS di Meja: Pembayaran Lebih Cepat, Meja Lebih Cepat Kosong
Di luar urusan biaya, QRIS punya efek operasional yang sering luput dihitung: kecepatan di fase pembayaran.
Fase membayar adalah salah satu titik tunggu paling menjengkelkan di restoran: tamu selesai makan, minta tagihan, menunggu struk datang, menunggu kasir memproses, menunggu kembalian. Dengan QRIS dinamis yang dicetak di struk atau ditunjukkan di meja, tamu memindai, membayar, dan berdiri. Tidak ada uang kembalian, tidak ada mesin EDC yang digeser ke meja, tidak ada bolak-balik kasir.
Menit-menit yang terpangkas itu nyata nilainya di jam ramai: meja yang kosong lima menit lebih cepat adalah meja yang bisa menerima tamu berikutnya lima menit lebih cepat. Dampaknya langsung terasa pada jumlah rotasi per sesi makan; hitung-hitungan lengkapnya kami bahas di panduan perputaran meja restoran.
Resep praktisnya: cetak QRIS dinamis di struk tagihan, atau latih tim untuk membawa kode dinamis ke meja begitu tamu meminta tagihan. Pasangkan dengan kasir yang sigap di jam sibuk, dan fase pembayaran berhenti menjadi hambatan.
QRIS untuk DP Reservasi: Bisa, dengan Satu Keterbatasan Penting
QRIS juga bekerja untuk urusan sebelum tamu datang: menagih uang muka reservasi rombongan atau acara. Dengan MDR 0% sampai Rp100.000, DP per orang di rentang itu kini bahkan bebas biaya jika ditagih lewat QRIS milik restoran sendiri.
Namun ada satu sifat QRIS yang wajib Anda pahami sebelum menyusun kebijakan DP: QRIS adalah pembayaran dorong (push payment). Dana hanya berpindah ketika pelanggan menekan tombol bayar, dan tidak ada konsep tahan dana (pre-authorization) seperti kartu kredit. Anda tidak bisa memblokir sejumlah dana lalu menariknya hanya jika tamu tidak datang: DP via QRIS selalu uang yang benar-benar berpindah di muka, dan pengembaliannya pun proses manual lewat transfer balik. Alur teknis lengkapnya, dari QRIS dinamis sampai payment link dan prosedur refund, sudah kami bedah di panduan DP reservasi via QRIS dan payment link.
Di sinilah pembagian peran yang masuk akal untuk restoran Indonesia. Untuk pencatatan reservasi, konfirmasi, dan pengingat otomatis, ViteUneTable menyediakan paket gratis dengan reservasi tanpa batas dan komisi 0% selamanya; sistem ini berjalan berdampingan dengan QRIS atau gateway mana pun yang Anda pakai untuk menagih DP. Paket Standard (€29 belum PPN per bulan, sekitar Rp580.000 dengan kurs awal Oktober 2026) menambahkan pengingat email otomatis yang mengurangi kebutuhan akan DP itu sendiri. Dan untuk restoran premium dengan banyak tamu mancanegara, paket Standard + No-Show (€49 belum PPN, sekitar Rp980.000) menyediakan tahan kartu saat pemesanan, mekanisme yang menurunkan no-show hingga 95%. Jujur saja: untuk mayoritas tamu domestik pengguna QRIS, DP lewat payment link tetap jalur yang paling cocok; tahan kartu adalah pelengkap untuk segmen premium, bukan pengganti QRIS.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa biaya QRIS untuk restoran saat ini?
Sejak 1 Oktober 2026, transaksi sampai Rp100.000 dikenakan MDR 0% untuk semua kategori merchant, dan usaha mikro tetap 0% sampai Rp500.000, sesuai siaran pers Bank Indonesia No. 28/159/DKom. Di atas ambang itu berlaku 0,3% untuk usaha mikro dan 0,7% untuk merchant reguler. Jika QRIS Anda dari payment gateway, cek tarif penyedia tersebut karena bisa berbeda.
Bagaimana cara restoran mendaftar QRIS?
Lewat Penyedia Jasa Pembayaran berizin Bank Indonesia: bank tempat rekening usaha Anda, payment gateway, atau aplikasi kasir. Dokumen yang umum diminta adalah KTP pemilik, NPWP, NIB, dan rekening usaha. Jalur bank cocok untuk penerimaan sederhana di kasir; gateway memberi fitur tambahan seperti QRIS dinamis, payment link, dan dashboard transaksi.
Kapan dana QRIS masuk ke rekening restoran?
Mengikuti jadwal settlement penyedia Anda. Praktik umum di pasar adalah H+1 hari kerja, dan transaksi akhir pekan biasanya baru masuk di hari kerja berikutnya; sebagian penyedia menawarkan settlement di hari yang sama dengan syarat tertentu. Pastikan jadwal cut-off penyedia Anda agar arus kas belanja bahan baku tidak terganggu.
Apa bedanya QRIS statis dan QRIS dinamis?
QRIS statis adalah satu kode cetak untuk semua transaksi; pelanggan mengetik nominalnya sendiri. QRIS dinamis dibuat per transaksi dengan nominal yang sudah terkunci di dalam kode, sehingga bebas salah ketik dan otomatis cocok dengan struknya. Untuk restoran bervolume tinggi, dinamis mempercepat kasir dan merapikan rekonsiliasi.
Apakah QRIS bisa menahan dana untuk jaminan reservasi?
Tidak. QRIS dan e-wallet adalah pembayaran dorong tanpa konsep pre-authorization: dana selalu berpindah penuh saat pelanggan membayar. Untuk jaminan reservasi, pilihannya adalah DP yang benar-benar dibayar di muka lewat QRIS atau payment link, atau tahan kartu kredit untuk segmen premium dan tamu internasional.
Berapa limit transaksi QRIS?
Rp10 juta per transaksi, sesuai ketentuan Bank Indonesia. Untuk pelunasan acara besar di atas nominal itu, pecah menjadi beberapa transaksi atau gunakan transfer bank sebagai pelengkap.
Baca juga
Apakah Restoran Perlu Website? Jawaban Jujur untuk Pemilik Restoran
Instagram dan Google Business Profile sudah menjadi wajah online mayoritas restoran Indonesia, dan itu memang berfungsi. Lalu kapan website benar-benar dibutuhkan, dan kapan hanya buang biaya? Analisis jujur tanpa jargon agensi.
Walk-in vs Reservasi Restoran: Perbedaan dan Cara Menyeimbangkan Keduanya
Sebagian besar restoran di Indonesia hidup dari tamu walk-in, tetapi grup besar, akhir pekan, dan musim bukber dimenangkan lewat reservasi. Begini cara menjalankan keduanya berdampingan.
Waiting List Restoran: Arti, Manfaat, dan Cara Mengelola Daftar Tunggu
Restoran penuh seharusnya kabar baik, bukan alasan kehilangan tamu. Inilah cara kerja waiting list dan cara mengelolanya agar setiap meja kosong langsung terisi kembali.