Perbandingan aplikasi reservasi perbandingan harga

8 Aplikasi Reservasi Restoran Terbaik 2026: Perbandingan Harga yang Jujur

Ditulis oleh Ludovic Frank Diterbitkan pada 10 menit membaca
Ilustrasi 3D pemilik restoran Indonesia membandingkan beberapa aplikasi reservasi pada tablet di meja restorannya

Mencari aplikasi reservasi restoran terbaik di Indonesia ternyata tidak mudah: sebagian besar vendor tidak mempublikasikan harga, beberapa pemain global sudah hengkang, dan mayoritas restoran masih menerima reservasi lewat WhatsApp, telepon, atau DM Instagram. Mekari POS, misalnya, menyebut reservasi via WhatsApp atau telepon sebagai "metode paling umum" di restoran kecil hingga menengah (pos.mekari.com, klaim vendor).

Artikel ini membandingkan delapan pemain yang benar-benar relevan untuk pemilik restoran di Indonesia per Oktober 2026: Chope, Revasi, TableCheck, SevenRooms, Eat App, ESB Book, Olsera, dan ViteUneTable. Satu hal perlu Anda ketahui sejak awal: blog ini milik ViteUneTable, platform reservasi online dengan komisi 0%. Justru karena itu kami berkomitmen jujur: setiap kompetitor di daftar ini punya kekuatan nyata, dan kami menyebutkannya apa adanya. Jika Anda masih menimbang apakah restoran Anda butuh alat semacam ini, mulailah dari panduan kami tentang sistem reservasi restoran.

Cara kami menyusun perbandingan ini

Empat kriteria yang kami gunakan:

  1. Transparansi harga. Apakah harga dipublikasikan di situs vendor? Jika tidak, kami mencantumkan angka pihak ketiga dengan label yang jelas.
  2. Kehadiran nyata di Indonesia. Bukan sekadar "mendukung bahasa Indonesia", tetapi ada restoran Indonesia yang terverifikasi memakainya.
  3. Model biaya. Langganan tetap, komisi per reservasi, atau modul tambahan POS.
  4. Kecocokan. Warung dan kafe punya kebutuhan berbeda dari fine dining atau restoran hotel.

Semua harga diperiksa langsung di situs masing-masing vendor pada 2 Oktober 2026, kecuali disebutkan lain.

Tabel transparansi harga yang tidak dipublikasikan pemain lain

Inilah tabel yang tidak akan Anda temukan di tempat lain: harga semua pemain utama di Indonesia, berdampingan, dengan sumbernya.

Aplikasi Harga yang dipublikasikan Paket gratis Model biaya
Chope (Grab) Tidak dipublikasikan Tidak ada Komisi per reservasi online, besaran tidak diumumkan
Revasi Rp3.000.000 (Lite) / Rp5.000.000 (Pro) per venue/bulan Tidak ada Langganan tetap, komisi 0%, kontrak tahunan
TableCheck Tidak dipublikasikan (penawaran) Tidak ada Sekitar US$250/bulan menurut GetApp (angka pihak ketiga)
SevenRooms Tidak dipublikasikan (penawaran) Tidak ada Sekitar US$499/venue/bulan menurut Hotel Tech Report (pihak ketiga)
Eat App Lite US$99/bulan (US$69 jika tahunan) Ada, maksimal 100 tamu/bulan Langganan
ESB Book Tidak dipublikasikan (penawaran) Tidak ada Modul dalam ekosistem ESB POS
Olsera POS mulai Rp1.288.000/tahun, reservasi berbayar tambahan Tidak ada Add-on berbayar di atas langganan POS
ViteUneTable Paket Standard €29 belum PPN/bulan Ada, reservasi tanpa batas Langganan opsional, komisi 0% selamanya

Pola yang langsung terlihat: hanya tiga dari delapan pemain yang mempublikasikan harga secara terbuka, dan hanya satu yang menawarkan paket gratis tanpa batas reservasi.

Chope: jangkauan konsumen terbesar di Jakarta dan Bali

Chope adalah marketplace reservasi milik Grab sejak Juli 2024 (DailySocial, pemberitaan). Di Indonesia cakupannya terbatas pada Jakarta dan Bali, dengan daftar restoran kelas atas seperti PA.SO.LA di The Ritz-Carlton (chope.co).

Jujur saja: untuk menjangkau konsumen baru di Jakarta dan Bali, tidak ada yang menandingi Chope. Lewat Grab, restoran Anda bisa menerima reservasi dari aplikasi Grab, Google Maps, dan TripAdvisor sekaligus, karena Grab menyebut keduanya sebagai afiliasi Chope (grab.com). Promo Grab Dine Out Deals juga mendatangkan tamu yang mungkin tidak akan menemukan Anda sendiri.

Kelemahannya ada dua. Pertama, modelnya komisi per reservasi online yang terealisasi, dan besarannya tidak dipublikasikan di mana pun: Anda baru tahu angkanya setelah menghubungi tim penjualan. Kedua, Chope pada dasarnya kanal permintaan, bukan sistem operasional lengkap untuk manajemen meja dan kebijakan DP Anda sendiri. Kami membahas opsi penggantinya lebih dalam di artikel alternatif Chope untuk restoran.

Cocok untuk: restoran Jakarta/Bali yang mengejar visibilitas konsumen dan siap membayar komisi yang besarannya dinegosiasikan.

Revasi: buatan lokal untuk fine dining

Revasi adalah bukti bahwa Indonesia bisa melahirkan sistem reservasi kelas dunia. Platform ini dibangun di Bali oleh Eelke Plasmeijer dan Ray Adriansyah, pendiri Locavore Group, dan dipakai oleh venue seperti Locavore NXT, Nusantara, dan Night Rooster. Harganya dipublikasikan terbuka: Lite Rp3.000.000 dan Pro Rp5.000.000 per venue per bulan dengan kontrak tahunan, komisi 0% (revasi.net).

Jujur saja: untuk fine dining yang butuh DP reservasi, kartu tersimpan (card on file), dan penagihan no-show, Revasi sangat matang. Locavore NXT, misalnya, menagih US$100 per orang untuk pembatalan di bawah 48 jam langsung ke kartu tamu (revasi.net).

Kekurangannya jelas dari harganya: Rp3 juta sampai Rp5 juta per bulan tanpa paket gratis hanya masuk akal untuk venue dengan average check tinggi. Warung, kafe, dan restoran keluarga bukan targetnya.

Cocok untuk: fine dining dan venue premium, terutama di Bali, yang ingin memiliki data tamunya sendiri.

TableCheck: andalan restoran hotel internasional

TableCheck, vendor asal Jepang, adalah mesin reservasi di balik banyak restoran hotel mewah di Indonesia: Signatures dan OKU di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Koral di The Apurva Kempinski Bali, Rock Bar di AYANA, Kaum di Potato Head, hingga Suku di Conrad Bali (halaman reservasi tablecheck.com).

Jujur saja: untuk restoran di dalam hotel internasional, integrasi TableCheck sulit ditandingi, termasuk dukungan multibahasa dan pembayaran di muka. TableCheck juga satu-satunya penyedia yang terverifikasi mengaktifkan Reserve with Google untuk Indonesia, sejak 16 Juni 2020 (tablecheck.com, klaim vendor yang konsisten dengan daftar negara Google).

Kekurangannya: harga tidak dipublikasikan dan hanya tersedia lewat penawaran. Angka sekitar US$250 per bulan yang beredar berasal dari GetApp (getapp.com), sumber pihak ketiga, bukan harga resmi.

Cocok untuk: F&B hotel berjaringan internasional dengan tamu multibahasa.

SevenRooms: kelas hotel mewah dengan harga penawaran

SevenRooms dimiliki DoorDash sejak 13 Juni 2025 (Restaurant Dive, pemberitaan). Di Jakarta, The Langham menjalankan seluruh venue F&B-nya di SevenRooms, termasuk Tom's by Tom Aikens dan T'ang Court (langhamhotels.com).

Jujur saja: kedalaman CRM dan data tamu SevenRooms adalah standar emas untuk grup hotel global yang ingin mengenali tamu yang sama di New York, Dubai, dan Jakarta.

Kekurangannya serupa dengan TableCheck, tetapi lebih tajam: tidak ada harga publik, dan angka sekitar US$499 per venue per bulan hanyalah laporan pihak ketiga dari Hotel Tech Report (hoteltechreport.com). Implementasinya juga menuntut tim dan waktu, sesuatu yang jarang dimiliki restoran independen.

Cocok untuk: grup hotel mewah dan restoran upscale dengan dukungan korporat.

Eat App: paket gratis dengan batas 100 tamu per bulan

Eat App, SaaS asal Bahrain, aktif memasarkan diri ke restoran Indonesia lewat konten berbahasa Inggris, tetapi kami belum menemukan pelanggan Indonesia yang terverifikasi memakainya. Harganya dipublikasikan terbuka: paket gratis dibatasi 100 tamu per bulan, lalu Lite US$99/bulan (US$69 jika bayar tahunan), Core US$199, dan Pro US$389 (eatapp.co).

Jujur saja: aplikasinya sendiri modern dan paket gratisnya nyata, bukan sekadar masa uji coba. Untuk restoran kecil yang menerima kurang dari 100 tamu reservasi per bulan, ini pilihan yang bisa dicoba tanpa risiko.

Kekurangannya: batas 100 tamu cepat habis. Restoran dengan 25 reservasi berisi 4 pax sudah menyentuh plafon, dan tarif berikutnya langsung dalam dolar AS. Tidak ada dukungan lokal di Indonesia.

Cocok untuk: restoran kecil yang nyaman dengan produk berbahasa Inggris dan volume reservasi rendah.

ESB Book dan Olsera: reservasi sebagai modul POS

Dua pemain lokal ini menjual reservasi sebagai bagian dari ekosistem kasir, bukan sebagai produk berdiri sendiri.

ESB Book

ESB Book adalah modul reservasi paling serius di ekosistem POS lokal: mendukung pembayaran fleksibel termasuk DP, menerima reservasi dari media sosial dan WhatsApp, dan menyatu dengan dashboard ESB POS (esb.id). Harganya tidak dipublikasikan; ESB POS sendiri mulai dari Rp0 (Basic, bersyarat) hingga Rp499.000/bulan (Advanced).

Jujur saja: jika restoran Anda sudah memakai ESB POS, menambah ESB Book adalah jalur paling mulus untuk mulai menerima DP reservasi secara terstruktur.

Olsera

Olsera mencantumkan fitur "Reservasi" di paketnya dengan tanda bintang "dikenakan biaya tambahan": add-on berbayar di atas langganan POS yang mulai dari Rp1.288.000 per tahun (olsera.com).

Perlu dicatat untuk pembanding lain di kategori ini: Moka POS tidak memiliki fitur reservasi sama sekali (hanya pengaturan denah meja), dan majoo hanya menawarkan pencatatan reservasi sederhana oleh staf, bukan halaman booking yang bisa dipakai tamu.

Cocok untuk: restoran yang sudah terikat satu ekosistem POS dan ingin fitur reservasi dasar di tempat yang sama.

ViteUneTable: reservasi tanpa batas dengan komisi 0% selamanya

Di sinilah kami mengisi celah yang kosong di pasar Indonesia: paket gratis ViteUneTable mencakup reservasi online tanpa batas, komisi 0% selamanya, tanpa ikatan kontrak, dengan halaman reservasi yang tersedia dalam 37 bahasa untuk tamu Anda, termasuk bahasa Indonesia. Untuk restoran di Bali yang melayani tamu mancanegara, tamu asal Australia atau Jepang bisa memesan meja dalam bahasanya sendiri.

Paket berbayar bersifat opsional. Paket Standard seharga €29 belum PPN per bulan menambahkan pengingat email otomatis, menu online, kalender, pertanyaan kustom, dan Reserve with Google. Paket Standard + No-Show seharga €49 belum PPN menambahkan penahanan kartu (card hold) saat pemesanan; berdasarkan data internal kami, fitur ini mengurangi no-show hingga 95%. Belum ada statistik no-show nasional untuk restoran Indonesia, jadi kami tidak akan mengarang angka lokal.

Jujur saja, ada tiga hal yang perlu Anda ketahui sebelum memilih kami:

  • Harga dalam euro. Tagihan paket berbayar dalam EUR, bukan rupiah. €29 setara sekitar Rp580.000 per bulan dengan kurs awal Oktober 2026; angka rupiahnya akan bergerak mengikuti kurs.
  • Pengingat otomatis saat ini lewat email saja, belum WhatsApp atau SMS. Jika tamu Anda hampir tidak membuka email, pengingat kami kurang terasa dibanding pesan WhatsApp manual.
  • Card hold paling cocok untuk venue premium dan tamu internasional. QRIS dan e-wallet adalah pembayaran dorong (push payment) tanpa konsep penahanan dana, jadi jaminan kartu bekerja paling baik untuk tamu yang terbiasa memakai kartu kredit.

Cocok untuk: restoran yang ingin menerima reservasi online tanpa batas dan tanpa komisi, dari warung sampai restoran menengah, termasuk venue Bali dengan tamu asing.

Mengapa OpenTable, TheFork, Eatigo, dan Quandoo tidak masuk daftar

Beberapa nama besar sengaja kami keluarkan. OpenTable di Indonesia hanya "segelintir venue di Bali yang melayani turis Amerika dan Australia", menurut tinjauan Eat App edisi Juli 2026 (eatapp.co, konten vendor). TheFork tidak pernah beroperasi di Asia. Eatigo sudah meninggalkan Indonesia; daftar negaranya kini tidak lagi mencantumkan Indonesia (eatigo.com). Quandoo tutup secara global pada 2026 dan tidak ada catatan pernah beroperasi di Indonesia (quandoo.sg). Zomato menghentikan layanannya di Indonesia pada 10 Februari 2023 (detikFinance).

Mana aplikasi reservasi yang tepat untuk restoran Anda?

Ringkasan keputusan:

  • Butuh tamu baru di Jakarta/Bali dan siap bayar komisi: Chope, dengan catatan minta angka komisinya tertulis sebelum tanda tangan.
  • Fine dining dengan DP dan card on file: Revasi.
  • Restoran di dalam hotel internasional: TableCheck atau SevenRooms.
  • Sudah memakai ESB POS atau Olsera: aktifkan modul reservasinya.
  • Ingin reservasi online tanpa batas, komisi 0%, tanpa biaya bulanan wajib: ViteUneTable.

Satu fakta pasar yang layak Anda manfaatkan: per Oktober 2026, tidak ada satu pun pemain lain di Indonesia yang menawarkan paket gratis dengan reservasi tanpa batas. Yang paling mendekati adalah paket gratis Eat App dengan plafon 100 tamu per bulan dan paket gratis resOS dengan batas 25 reservasi per bulan (resos.com). Slot "gratis tanpa batas" itu kosong, dan ViteUneTable mengisinya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ada aplikasi reservasi restoran yang benar-benar gratis?

Ada, tetapi hampir semuanya dibatasi: Eat App gratis sampai 100 tamu per bulan, resOS sampai 25 reservasi per bulan. ViteUneTable adalah satu-satunya di perbandingan ini dengan paket gratis tanpa batas jumlah reservasi dan komisi 0% selamanya.

Berapa komisi Chope per reservasi?

Tidak dipublikasikan. Chope dan Grab tidak mengumumkan besaran komisinya di situs mana pun; Anda harus menghubungi tim penjualannya dan sebaiknya meminta angkanya tertulis sebelum berkomitmen.

Apakah aplikasi reservasi internasional mendukung DP lewat QRIS?

Umumnya belum. QRIS adalah pembayaran dorong tanpa konsep penahanan dana, sehingga vendor internasional biasanya mengandalkan kartu kredit. Untuk menerima DP secara lokal, jalur yang lazim adalah payment link atau transfer bank, atau modul lokal seperti ESB Book yang memang dirancang dengan dukungan DP.

Apa bedanya aplikasi reservasi dengan modul reservasi di aplikasi kasir?

Modul POS seperti milik majoo umumnya hanya mencatat reservasi yang diterima staf. Aplikasi reservasi khusus memberi tamu halaman booking sendiri, mengirim pengingat otomatis, mengelola ketersediaan meja secara real-time, dan menyediakan alat anti no-show.

Apakah OpenTable tersedia di Indonesia?

Secara teknis ya, tetapi kehadirannya sangat kecil: tinjauan Eat App edisi Juli 2026 menyebutnya hanya segelintir venue di Bali untuk turis asing. Jaringan pengguna yang membuat OpenTable kuat di Amerika tidak ada di Indonesia.

Baca juga

← Kembali ke blog